Merk: Honda
Model: Jazz (CKD & CBU Thailand)
Kode Bodi :
- GD1 => 1.3L i-DSI 2WD
- GD2 => 1.3L / 1.5L i-DSI / V-TEC 4WD
- GD3=> 1.5L i-DSI / VTEC 2WD => Indonesian Domestic Market
Transmisi: MT 5 speed / AT 7 Speed CVT with Steermatic
Tahun Pembuatan: 2004-2008
Harga Baru (2004) : 129 jt (MT) / 137 jt (AT)
Harga Second : 105-170 jt-an
Fasilitas :
Radio/Tape/CD Double DIN
Radio/Tape/CD/MP3 Double DIN (VTEC or i-DSI CBU)
Radio/Tape/CD/MP3/USB Double DIN (VTEC Full spec only or Rock Edition)
Dual SRS Airbag (VTEC full spec only)
ABS, EBD & BA (VTEC full spec)
Electric Mirror
Electric Folding Mirror (VTEC)
Body Kit (VTEC only)
Tilt Steering wheel
Electronic Power steering
Power window
Keyless Entry
Keyless Entry with smart key (1.5L VTEC JDM)
Ultra Seat
ELR seatbelt with Pretensioner
Power Door Lock
LED Brakelamp (Jazz facelift)
Door mirror with turning signal (VTEC full spec only)
Headlamp Chromed
Headlamp Coloured (VTEC only)
Mesin :
Kode mesin : L15A
Tipe mesin : 4 in-line SOHC, 8 valves, i-DSI
Kapasitas : 1497 cc
Bore x Stroke : 73.0 × 89.4 mm
Kompresi : 10.4 :1
Tenaga Maksimum : 87 hp @ 5500 rpm
Torsi Maksimum : 128 Nm @ 2700 rpm
Kode Mesin : L15A
Tipe mesin : 4 in-line SOHC, 16 valves V-TEC
Kapasitas : 1497 cc
Bore x Stroke : 73.0 × 89.4 mm
Kompresi : 10.1 :1
Tenaga Maksimum : 110 hp @ 5800 rpm
Torsi Maksimum : 143 Nm @ 4800 rpm
Dimensi (P x L x T) : 3830 mm x 1693 mm x 1485 mm
Wheelbase : 2450 mm
Bobot : 1295 kg
Ukuran Ban :
175/65 R14
185/55 R15 (VTEC or i-DSI CBU)
Brake :
Front : Cakram berventilasi
Rear : Tromol (i-DSI) / Cakram
Ulasan :
Kebutuhan mobil kecil praktis sekaligus irit bahan bakar di Indonesia
cukup besar. Hal inilah yang membuat pihak importir umum mencatat
sukses besar saat menjual Honda Fit, sebelum Jazz diluncurkan oleh ATPM
Honda di Indonesia.
PT. Honda Prospect Motor (HPM) pun tak mau kehilangan momentum. ATPM
Honda ini pun segera meluncurkan Compact Hatchback dengan harga di
rentang 100-150 jutaan lewat sosok Jazz generasi pertama pada 2004.
Tampil sebagai mobil irit bbm, memiliki desain bodi menarik, kompak,
serta kepraktisan tinggi merupakan poin kuat Jazz. Hasilnya, selang
beberapa bulan sejak peluncuran nya, daftar inden Jazz cukup panjang dan
konsumen musti rela menunggu 3-4 bulan (Ini lah yang kemudian membuat
HPM "terpaksa" memasukkan secara utuh unit Jazz dari Thailand).
Daya tarik lainnya dari Jazz adalah pilihannya yang luas. Tersedia 4
varian Compact Hatchback ini dengan mesin i-DSI dan VTEC yang
diluncurkan setahun kemudian. Pilihan mesin i-DSI ditawarkan untuk
konsumen yang mengutamakan kehematan bbm, sementara VTEC cocok bagi
penyuka performa. Masing-masing mesin memiliki pilihan transmisi manual
dan otomatis.
Kedua varian Jazz otomatis menggunakan transmisi CVT (Continuous
Variable Transmission) yang bekerja halus tanpa entakan saat perpindahan
gigi. Namun untuk memberi kesan sporty, Honda melengkapi transmisi
Jazz dengan mode Steermatic 7-speed dengan tombol perpindahan gigi di
setir. Inilah salah satu fitur yang menjadikan Jazz unggul di atas
kompetitornya.
Beragam fitur penambah kepraktisan tersedia berlimpah di Jazz, seperti
kompartemen penyimpanan dan cup holder di kabin, atau bangku belakang
Ultra Seat yang mempermudah penempatan barang sekaligus melapangkan
kapasitas bagasi. Keunggulan lainnya adalah posisi mengemudi dan
pengendalian jazz yang begitu berkelas.
Time Line :
2004-2005 : Awal 2004, Jazz diluncurkan oleh HPM. Didatangkan langsung
dari Thailand dan mulai Mei 2004 di-CKD kan, tetapi selama kurun waktu 1
tahun masih ada yang CBU tetapi dibedakan harga jualnya yang lebih
mahal 2 jutaan dari versi CKD. Perbedaan nya ada di sistem exhaust yang
sudah memaki sistem EGR pada Jazz CBU dan VIN yang dimulai dengan huruf
MHR untuk Jazz CBU dan MRH untuk Jazz CKD serta no mesin yang diawali
huruf P (Pattaya, Thailand) untuk versi CBU dan J (Jakarta)untuk versi
CKD. Di kabin yang membedakan versi CBU dengan versi CKD adalah fiturnya
yang terasa lebih lengkap, seperti adanya gantungan baju pada pegangan
tangan atas penumpang belakang dan gantungan shopping bag di belakang
sandaran jok depan walaupun pada versi CBU tidak ada heater pada sistem
AC nya. Di eksterior yang menjadi pembeda adalah ukuran velg yg lebih
besar dari versi CKD (15 inch)
2005-2006 : Pertengahan 2006, HPM menambahkan pilihan mesin VTEC.
Dengan tenaga sebesar 110 HP, mesin ini merupakan pilihan terbaru bagi
konsumen Jazz yang mengidamkan performa tinggi. selain mesin, ada
perbedaan antara Jazz i-DSI dengan Jazz VTEC. Tampilan Jazz VTEC lebih
sporty dengan penambahan body kit, velg diameter 15 inch berwarna gelap
dan rem belakang cakram serta titik emblem belakang yang berwarna biru.
Sementara di interior, ada perbedaan di warna kain pelapis jok, yaitu
abu-abu gelap.
2006-2008 : Pada Agustus 2006, HPM meluncurkan versi facelift dari Honda
Jazz. ilihan mesin dan transmisi yang disediakan tetap sama, yaitu
i-DSI dan VTEC dengan transmisi manual dan otomatis CVT. Jika Jazz
terdahulu mempunyai 4 varian, pada versi facelift ini, HPM menambahkan
lagi 2 varian yaitu Jazz VTEC full spec yang dilengkapi ABS, EBD, BA dan
dual airbag.
Selain perubahan yang tak kasat mata berupa tambahan fitur safety, Jazz
facelift memiliki perbedaan sedikit di tampilannya. Yaitu pada bumper
depan-belakang, velg, headlamp dan interior.
Checklist Items:
- AC
- Power window : Salah satu problem yang kerap dialami oleh pemilik Jazz
i-DSI maupun VTEC CKD adalah kaca jendela driver yang macet atau tak
mau naik setelah dibuka penuh. Penyebabnya adalah kotoran atau
kerapatan rangka pemegang karet channel kaca jendela (ini kesalahan
pabrik yang memakai karet yang tebalnya 11 mm padahal seharusnya 13 mm),
sehingga sensor PW otomatis mendeteksi sebagai benda asing yang
terjepit dan memerintahkan kaca untuk turun kembali. Solusinya
bersihkan sekujur karet channel kaca secara berkala dan semprot dengan
cairan silikon. (kalau waktu itu sih diganti sama dealer nya sebagai
klaim garansi)
- Suspensi : Pemilik Jazz keluaran 2005, kadang mendengar suara dari
arah suspensi belakang. Bunyi ini disebabkan posisi karet stopper per
belakang terlalu tinggi. Efeknya ketika roda melewati jalan rusak,
karet pada per membentur karet yang menempel pada bodi. Jalan
keluarnya, ganti karet stopper dan shockbreaker dengan jarakmain yang
lebih panjang.
- Bunyi-bunyian dari jok belakang (biasanya sering di buka-tutup dan
setelah berumur 2 tahun): Disebabkan oleh pengunci jok belakang yang
beradu dengan pengaitnya. Mengatasinya mudah saja bahkan nyaris tanpa
biaya, yaitu dengan melapisi pengait jok menggunakan ban dalam.
Positif :
- Lincah
- Sporty
- Desain long-lasting
- akselerasi mangstab
- Stabil
- Lega
- Praktis
- sangat irit (i-DSI)
Negatif :
- Setir terlalu ringan untuk pengemudi antusias
- Kualitas kabin
- spare-part mahal
- Fitur elektronik & keamanan
Saran Pribadi (Subjektif) :
Mobil ini enak buat nokrong, diajak kalem OK, diajak lari pun enak.
Pokoknya mobil ini masih membawa jiwa sporty Honda seperti abang-abang
nya, Civic dan Accord.