Senin, 05 Maret 2012

Timor S515i

Merk: TimorModel: S515i
Transmisi: Manual
Tahun Pembuatan: 1998
Harga Baru (pada saat punya/tes): 36 jutaan
Harga Second (pada saat penulisan ulasan): 45jt

Spesifikasi Kendaraan:
1500 CC DOHC
PS, electric mirror, Hydrolic coupling
Front suspension: Mac Pherson Strut
Rear Suspension: Independent

Ulasan:
Merupakan re-badge dari pabrikan Korea, KIA Sephia. Merupakan hal yang lucu kalau mendengar para SPG memasarkan mobil ini dulu.

"Silahkan, Pak, mobil asli buatan Indonesia, Timor S515i, merupakan generasi Timor ke-5, 1500 cc, injection"

(Nah lo, seri 1 ampe 4 nya mana? )

Harganya yg 36 juta membuat banyak orang mencibir, Kijang saja sudah di angka 60jt an, 36 juta dapat sedan?

Harga murah bukan karena kualitas yang jelek, tapi karena ada "diskon spesial" untuk pajak masuknya. Meskipun secara kualitas tidak bisa dibandingkan dengan pendahulu2nya dari Eropa atau Jepang, Timor cukup baik secara kualitas.

Positif:

DOHC.. tarikan bawahnya ngeri bo... enak untuk stop and go
Murah. sebagai mobil "bahan", klo mo jadiin mobil ini mobil balap or mobil demo... ya nothing to loose kan?
Nyaman (sedan), dan aman (ada double side impact beam)
Relatif irit
Lincah


Negatif:

Kualitas interior bagus di awal2 tahun, menginjak tahun ketiga... bunyi semuanya...
Posisi duduk membuat relatif lebih cepat lelah dibanding pendahulu2nya dari Jepang, apalagi Eropa..
part palsu yang diakui asli banyak... hati2 bro klo belanja...


Ringkasan:

Timor ga bisa ngerem, dan Timor tu bobrok.

Well, untuk yang pertama, bener, tapi saya baru mengalami itu di 160 km/jam.
Sampai 140 km/jam, rem Timor biasa2 aja, kemampuan manuvernya juga lumayan. Memang kalau 160 km/jam, di rem ampe berdiri juga susah berhentinya... tapi siapa sih yg tiap hari 160 km/jam sore hari di tol dalam kota?

Timor bobrok? ga juga ah. entah saya yang beruntung atau rekan-rekan yang sial, angkatan saya beli tahun 1998 dulu, hanya punya saya yang dashboardnya mulus2 aja, doortrim ga patah2, pokoknya normal deh. memang setelah 3 tahun saya pake, mulai bunyi2 semua tuh interior.

Sampai terjual di 2005, hampir ga ada masalah berarti ma mobil ini. kebanyakan masalah malah timbul akibat pemakaian part imitasi (yg gw beli dengan harga asli )

Pendapat pribadi (subjective):
Kalau hanya untuk berkendara dalam kota, sekali-kali luar kota, pemakaian normal, harga bersahabat, Timor merupakan jawaban. Usahakan jangan bekas taxy, oh iya, klo ketemu Timor yg ga enak disetir, apalagi yg velg nya masih baja (kaleng), ganti aja ama yang alumunium, waktu itu sih gw ganti ma velg jazz iDsi, kenyamanan jauh meningkat. ama atu lagi, ati2 shockbreaker palsu, beda harga ma yg asli ga jauh, tapi soal kenyamanan ma handling... jaoooohhhhhhhhh

0 komentar:

Poskan Komentar